Doa dibalik nama Anak Pertamaku

BUMI ALFATIH

 Nyeleneh, komen pertama kerabat ketika mendengar anak pertama saya akan diberi nama BUMI ALFATIH. Bahkan ada yang bilang keberatan nama. Apalah arti sebuah nama, pepatah mungkin berkata demikian, tapi tidak buat saya. Nama adalah Doa, dan Nama Yang Baik adalah hak seorang anak dan orang tua wajib memberikan nama yang baik. Terus, apa sih makna dibalik nama Bumi Alfatih?

Pertama “BUMI”. Tidak lazim memang nama kok Bumi J. Namun ada doa dan makna yang ada dibalik nama tersebut. Bumi sampai saat ini merupakan satu satunya planet yang bisa ditinggali makhluk hidup, terdiri dari tanah dan air. Kita sering menyebutnya tanah air.

Dalam unsur TANAH mengandung makna, tempat orang berpijak, bercocok tanam, bekerja dan melakukan sebagian besar aktivitas. Tak jarang tanah diludahi, diinjak-injak, diberi kotoran dan sampah, tapi tanah tetap menerima semuanya. Perlahan tapi pasti tanah akan merubah semua itu menjadi pupuk dan berguna bagi kehidupan manusia lagi. Semoga kelak anakku bisa seperti tanah. Menjadi tempat berpijak banyak orang dalam arti pemimpin yang baik. Entah itu pemimpin perusahaan, pemimpin masyarakat, pemimpin keluarga atau bahkan pemimpin Negara. Anak yang selalu sabar, meski dihina, dicerca, ditimpa ujian dan cobaan, tetapi selalu sabar dan seperti tanah mampu merubahnya menjadi kebaikan. Itu doa pertamaku untuk anakku.

Dalam unsur air, mengandung makan air selalu mengalir ke satu tujuan. Tempat yang lebih rendah dan bermuara di samudra yang luas. Tanpa air bisa jadi tidak akan ada kehidupan. Dari samudra yang luas air menguap menjadi awan dan menjadi hujan, kembali ketempat yang tinggi untuk kembali menebar manfaat. Meskipun diperjalanan air dari atas kebawah berliku, tak jarang menabrak batu, bercampur dengan banyak barang yang dibuang orang kedalamnya, air tetap mengalir ke satu tujuan, tempat yang rendah dan bermuara di samudra. Itulah air, doa kedua yang terpanjat untuk anakku dari cerita air ini, semoga kelak anakku bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi banyak orang. Meski perjalanan mungkin akan berliku, mungkin akan banyak cobaan dan ujian, semoga tetap fokus ke satu tujuan yaitu Bermanfaat bagi ciptaan Tuhan. baik itu sesama manusia, pada hewan juga membawa kemanfaatan dan pada tumbuhan pula membawa kemanfaatan, bukan kerusakan. Seperti air yang menguap dan kembali keatas untuk menjadi hujan, semoga anakku kelak bisa melandaskan semua tujuannya hanya untuk yang diatas, yaitu Allah. Itulah makna arti kata “BUMI” , yang terdiri dari Tanah dan Air, terpanjat 2 doa yang tulus untuk anak pertamakau.

            Kata kedua adalah Alfatih, kata yang diambil dari bahasa arab yang Insya Allah berarti “Pembuka”. Makna Pertama dari kata alfatih adalah sebagai anak pembuka (Pertama). Karena memang Bumi Alfatih ditakdirkan oleh Allah sebagai anak pertama kami. Alfatih juga diambil dari nama salah satu tokoh besar islam yaitu Muhammad Alfatih, seorang sultan yang juga panglima perang yang mampu menakhlukkan konstatinopel. Kemuliaan orang yang mampu menakhlukkan konstatinopel sudah di ramalkan sejak jaman Rasulullah. Nabi Muhammad SAW memang betul-betul memuji sosok itu. Beliau bersabda “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335]. Muhammad Alfatih juga dikenal mempunyai kepakaran dalam bidang ketentaraan, sains, matematika & menguasai 7 bahasa yaitu Bahasa Arab, Latin, Yunani, Serbia, Turki, Persia dan Israil. Beliau tidak pernah meninggalkan Shalat fardhu, Shalat Sunat Rawatib dan Shalat Tahajjud sejak baligh. Bahkan ditengah tengah peperangan beliau memimpin sholat berjamaah. Beliau wafat pada 3 Mei 1481 kerana sakit gout sewaktu dalam perjalanan jihad menuju pusat Imperium Romawi Barat di Roma, Italia. Dari sudut pandang Islam, ia dikenal sebagai seorang pemimpin yang hebat, pilih tanding, dan tawadhu” . Terpanjat doa ketiga untuk anakku, semoga kelak putraku bisa seperti Muhammad Alfatih, pemimpin besar yang berjuang dijalan Allah.

            Itulah makna dan doa dibalik Nama anak pertamaku ‘BUMI ALFATIH”. Anak Pertama yang semoga menjadi pemimpin besar (mewarisi sifat Muhammad Alfatih) yang berjuang dijalan Allah dan memberi kemanfaatan bagi Umat dan lingkungan. Semoga Allah mengabulkan doa ini dan member kami kekuatan untuk membesarkan dan memdidik titipan NYA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>